Langsung ke konten utama

Cooking #2

Ayam Gota (Bataknese, Indonesian)


 Teori dasar memasak bukanlah teori dasar memasak.


Ini masih aku dalam personality yang berbeda jauh dengan yang sebelumnya. Aku sekarang sudah semester 5 dan sebulan lagi akan berada di semester 6. Yang artinya sebentar lagi aku akan ditantang untuk membuat suatu riset dan penemuan metode baru atau penggunaan bahan alternatif atau yang lebih efisien tentunya demi perkembangan ilmu dalam pengolahan makanan.


Aku sedang dalam PKL. Aku tidak terkejut melihat epquipment dan utensils serta bahan bahan makanannya walau berbeda dengan yang di kampus. Aku sadar semua industri pasti menggunakan cara yang cepat dan efisien sehingga akan lebih produktif. Berbeda dengan di kampus yang lebih menekankan pembelajaran teori klasik dasar dalam memasak. Aku b aja masalah kitchen sini dan sana karena sama aja kalo aku gak bisa masak ya kan? Wkwk.


Kenapa kubilang teori dasar memasak bukanlah teori dasar memasak?

Karena baru di ini kupelajari bahwa mengolah makanan itu tidak selamanya sesuai alur dan sesuai step. Kita cuma perlu itu bahan bahannya mau diapakan dan dimasukkan kapan. Sebagai seseorang yang baru aja terjun dalam dunia pengolahan pangan, saya baru sadar akan setiap step dalam memasak bukanlah untuk seorang yg belum pernah memasak. Karena untuk memasak sesuatu, teori teori tersembunyinya cukup banyak dan krusial. Jadi dalam kegagalan suatu masakan, itu bukan karna tangannya yang jelek atau resepnya yang jelek mungkin. Tetapi prakteknya salah karena tidak pernah terbahas di dalam teori memasak. Aku ketika sadar akan hal ini merasa sangat kecewa dengan perkataan orang orang yg bilang kampusku belajar dari dasar, karna dasarnya aja kurang detail wkwk.


Ya mungkin kalian yang ngerti masak bakal bilang, "yahh itu gausah dipelajari juga bakal paham" ya nggak. Yg kalian anggap gak udah dipelajari itu malah bagian dasar dalam konsep memasak.

Hal hal sederhana yg dianggap remeh iti adalah ilmu soal api, wajan, dan minyak. Juga ilmu tentang wangi dan rasa. Serta ilmu tentang kadar air, dan berbagai hal hal yang kecil yg harusnya difokuskan untuk pantas disebut dasar. Aku belajar semester satu ngenalin benda benda dapur dan metode memasak saja. Dan semua yg dipraktekin itu kebanyakan yang advance. Aku sangat merasa tidak adil ketika yang dimasak itu langsung hidangan profesional seperti Eropa, India, oriental, dan beberapa masakan Indonesia yg pengolahannya cukup rumit. Metode metode memasak juga gak dijelasin detailnya. Maka kadang saya merasa ngeblank saat mau action dan sayangnya teman saya malah menhbantikam saya, bukan ngajarin wkwk. Itu yang membuat orang orang teori melihat ini sangat resisten dan gak nangkap karena informasinya tidak lengkap dan tidak tersusun rapi. 



Apa saja hal hal sederhana yang harusnya menjadi dasar bagi seorang pemula dalam pengolahan makanan? Saya akan bahas di tulisan saya yang berikutnya. Tetap tunggu tulisan saya di samgblogging yaa. Karena saya akan mulai mengembangkan dan mengelola blog ini efektif mulai dari januari 2021.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar.

Perubahan || Internet dengan sedikit keluh kesah #2

Beberapa hal maksaku untuk merubah cara pikir dan pola pikirku. Yang sangat mengesalkan serta sangat over pede dan sok banget. Dan ternyata itu adalah caper di mata masyarakat yang membuatku berpikir 2 kali. Ketika itu aku sangat aktif di sosial media. Aku menghabiskan hampir seluruh waktuku untuk media sosial kala itu. Ketika itu aku main Twitter, Facebook, instagram sekaligus secara aktif sekali. Juga aku juga menghabiskan waktuku yang lain dengan bermain game (ML) Hp ku rusak ketika aku di kampung dan itu membuatku tidak main HP cukup lama. Dan diantara 'gap' itu, aku mulai terbiasa hidup tanpa sosial media yang begitu aktif. Jadi ketika aku memegang hp ku lagi. Aku tetap membagikan hal hal lucu di Internet tapi tanpa dengan caption yang sok pintar lagi. Karena lama tidak berada di Internet menyadarkanku bahwa itu sebenarnya perbuatan yang salah. Jadi itu membuatku mulai mengurangi kegiatan menginfluence orang orang. Karena aku merasa demikian (menginfluence orang orang) ter...

Internet dengan sedikit keluh kesah #1

Elitshit  Yo.. Ssup!? Aku adalah seorang mahasiswa semester 6 di salah satu politeknik yang ada di Indonesia. Aku akan menceritakan banyak hal kegiatanku di Internet. Hmm lebih khususnya sih... Medsos (media sosial). Aku adalah netizen dengan tingkat pengaruh yang lumayan, dibuktikan dengan beberapa temanku yang mulai mengganti tata bahasanya dengan mirip dengan caption di story story yg pernah kupload. Per tama kali sih, teman sekelasku (kuliah) membuat suatu hal yg menghakimi aku supaya gak berbuat funny dan sok asik di story WA ku. Itu terjadi di semester 2. Dimana aku pas lagi resist resistnya pada jurusan tata boga. Itu terjadi di WA grup dan langsung dibela juga sama Teman temanku yang tidak setuju dengan penghakiman itu. Menurut mereka, story WA adalah hak pribadiku wkwk. Menurutku? Karna aku tidak peduli dan lagi resist resistnya, aku tidak peduli tentang apa yg mereka bahas kepadaku. Karena membuat pembelaan juga percuma. Beberapa orang teman sekelasku memang sudah over ha...